REPUBLIKA, RIYADH--Peserta ibadah umrah membanjiri kota Makkah dan Madinah jelang Ramadhan. Tercatat, ada kenaikan signifikan peserta umrah termasuk kepadatan jadwal pesawat yang mampir ke bandara setempat. 

Untuk peserta umrah di Tanah Suci, pekan lalu sudah naik sembilan persen ke posisi 621 ribu orang. Bandingkan dengan posisi peserta umrah Juni 2011 yang hanya 571 ribu orang. Demikian data dari Badan Jasa Umrah Kerajaan. 

Peserta umrah kebanyakan datang menggunakan pesawat terbang. Ini membuat lonjakan penumpang pesawat di Arab Saudi mencapai 68 persen atau 2,1 juta orang. Sementara peserta umrah dengan mobil hanya 531 ribu orang dan jalur laut 28 ribu orang. 

Jamaah umrah dari mana yang terbanyak? Ternyata dari Iran. Jamaah Iran memenuhi Makkah dan Madinah. Sebanyak 663 ribu dari mereka. Berturut-turut di belakang Iran adalah jamaah Mesir (372 ribu), Turki (342 ribu), dan Pakistan (331 ribu) serta Indonesia (229 ribu). 

Lubernya jamaah umrah ini membuat tingkat hunian hotel di Makkah dan Madinah tinggi. Di Madinah saja, 80 persen kamar hotel sudah terisi. Sementara kenaikan harga kamar sudah mencapai 20 persen. "Kamar dengan tiga tempat tidur di hotel bintang tiga atau empat harganya sekarang sekitar 160-200 riyal per malam," kata Tala't Ilyas, direktur eksekutif Ilyas Company for Haj and Umrah Services. 

 


Comments




Leave a Reply